BANDUNG - Suasana khidmat menyelimuti Desa Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung, pada Senin malam, 15 Juni 2026, bertepatan dengan malam pergantian Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah. Ribuan warga Desa Dayeuhkolot antusias mengikuti tradisi pawai obor yang telah menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan akbar ini. Kehadiran jajaran TNI melalui Babinsa Koramil 2407/Dayeuhkolot memastikan setiap langkah dalam kegiatan keagamaan yang penuh makna ini berjalan lancar dan aman.
Sertu Eko Saryanto, Babinsa Desa Dayeuhkolot, memantau langsung jalannya kegiatan. Ia menjelaskan bahwa kehadiran Babinsa di tengah masyarakat adalah wujud nyata kepedulian untuk memastikan perayaan berjalan kondusif. Pengamanan ketat diterapkan guna menjaga kelancaran lalu lintas dan ketertiban umum.
"Kami hadir di tengah masyarakat untuk memastikan perayaan Malam Tahun Baru Islam ini berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Antusiasme warga sangat tinggi, namun semuanya tetap mengikuti arahan dan rute yang telah ditentukan, " ujar Sertu Eko Saryanto selepas kegiatan, Senin malam (15/6).
Pawai obor yang dimulai tepat pukul 19.30 WIB dari Masjid As-Sidiq, Kampung Bojongasih RW 14, menjelma menjadi panggung syiar yang menggetarkan. Peserta dari berbagai elemen, mulai dari anak-anak, remaja masjid, hingga tokoh masyarakat, memenuhi setiap jengkal rute yang telah ditetapkan. Mereka bergerak melintasi landmark penting desa, termasuk Kantor Desa Dayeuhkolot dan Gapura Bojongasih, sebelum akhirnya menyusuri Jalan Raya Dayeuhkolot.
Perjalanan pawai berlanjut dengan berputar di samping SPBU, memasuki Jalan Cilisung RW 03, melintasi pertigaan Bojongasih, dan kembali menuju titik akhir di Masjid As-Sidiq. Sepanjang perjalanan, lantunan selawat dan takbir bergema, bersahutan mengiringi nyala api obor yang dibawa peserta, menciptakan atmosfer spiritual yang mendalam.
Berkat sinergi yang terjalin erat antara Babinsa, perangkat desa, serta tokoh pemuda setempat, arus lalu lintas di sekitar Jalan Raya Dayeuhkolot berhasil dikendalikan dengan baik. Situasi ini berhasil mencegah kemacetan yang berarti, memungkinkan warga untuk fokus pada perayaan.
Seluruh rangkaian acara resmi berakhir pada pukul 20.30 WIB. Laporan dari lapangan mengkonfirmasi bahwa seluruh kegiatan berlangsung dalam kondisi aman, tertib, dan kondusif, menandai keberhasilan perayaan Tahun Baru Islam di Desa Dayeuhkolot.

Dimas, S.H.